Aliansi Pemuda Islam Peduli Rohingya melakukan aksi protes di Kedubes Myanmar

Salimunj.com-, Lebih dari 1500 peserta massa aksi dari berbagai organisasi elemen kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Islam Peduli Rohingya melakukan Aksi Damai Peduli Rohingya pada hari Jum’at (8/9) siang. Aksi ini dilakukan sebagai respon atas terjadinya tragedi kemanusiaan yang dilakukan oleh aparat militer Myanmar terhadap etnis minoritas Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Massa aksi melakukan long march selepas shalat Jum’at dari Masjid Sunda Kelapa menuju Kedutaan Besar (Kedubes) Myanmar di Menteng, Jakarta Pusat. Dalam aksi di depan Kedubes Myanmar, massa aksi menyuarakan protes atas kebiadaban aparat militer Myanmar terhadap etnis minoritas Rohingya.

” Kita hari ini datang ke Kedubes Myanmar untuk berdiskusi. Kita tidak akan berbuat anarkis. Kita adalah pemuda yang mengedepankan intelektual kita. Kita disini hanya menuntut satu yaitu bebaskan rakyat Rohingya dari penindasan dan pembantaian,” Teriak Mujahid Robbani salah satu orator dari FSLDK Indonesia.

Lebih lanjut, massa aksi juga meminta Pemerintah Indonesia agar memberikan tekanan yang lebih keras terhadap Myanmar, termasuk pemutusan hubungan diplomatik jika kekerasan dan pembantaian terhadap ibu-ibu dan anak-anak tidak segera dihentikan oleh junta militer Myanmar dalam sepekan ini. Massa aksi juga mengingatkan bahwa kegiatan-kegiatan demonstrasi akan terus dilakukan selama Rohingya masih mengalami ketidakadilan.

Sebelumnya, seperti yang diketahui berbagai elemen organisasi kepemudaan membentuk Aliansi Pemuda Islam Peduli Rohingya melakukan Aksi Damai Peduli Rohingya. Beberapa elemen organisasi kepemudaan tersebut diantaranya adalah FSLDK Indonesia, BKPRMI, JPRMI, PB Pemuda Al Irsyad, PP Pemuda PUI, KAMMI, RISKA, KAPMI, Pemuda Muslimin Indonesia, Gema Mathla’ul Anwar, Syabab Hidayatullah dan Pemuda Dewan Dakwah. (FN)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *